Handout Kuliah 5: Kedaulatan

KEDAULATAN.

Sumber: Starke, 1989; Brownlie, 1979. 

Rejim Hukum terhadap Ruang Wilayah:

  • Kedaulatan teritorial
  •  Wilayah yang tidak tunduk pada kedaulatan suatu negara
  • res nullius.
  • res communis.

Kedaulatan teritorial:

l     Di daerah teritorial tertentu yurisdiksi dijalankan oleh negara atas orang-orang dan harta benda.

l     Wilayah daratan dan ruang udara di atasnya, laut wilayah dan ruang udara di atasnya, dasar dan wilayah di bawah dasar laut wilayah. Pulau, karang, koral, dll. 

Kedaulatan dan Kemerdekaan:

l     “Kedaulatan dalam hubungan antara negara-negara menandakan kemerdekaan. Kemerdekaan berkenaan dengan suatu bagian dari muka bumi ini adalah hak untuk melaksanakan di dalamnya… fungsi-fungsi suatu negara” (Max Huber; Island of Palmas arbitrator) 

Cara perolehan Kedaulatan:

l     Pendudukan (Occupation)

l     Pencaplokan (Annexation)

l     Akresi (Accretion)

l     Preskripsi (Prescription)

l     Sesi (Cessi; penyerahan) 

Kehilangan Kedaulatan:

l     Dereliksi

l     Ditaklukan

l     Operasi alam

l     Preskripsi

l     Pemisahan diri (Secession

Pendudukan (occupation):

l     Penegakan kedaulatan atas wilayah yg bukan di bawah wewenang negara lain yg  baru ditemukan. Bukan terra nullius. Prinsip kefektifan.

l     Teori kontinuitas & teori hubungan.    

Aneksasi:

l     Wilayah yang dianeksasi telah ditaklukan oleh negara yang  menganeksasi.

l     Wilayah yang dianeksasi benar-benar berada dalam posisi lebih rendah daripada negara penganeksasi pada waktu pengumuman maksud negara penganeksasi. 

Akresi:

l     Suatu negara baru ditambahkan melalui sebab-sebab alamiah. Tidak perlu pernyataan perolehan hak. 

Penyerahan (Cession):

l     Prinsip: hak mengalihkan teritorial adalah sifat fundamental dari kedaulatan negara. Sukarela atau paksaan (mirip aneksasi). Transaksi. 

Preskripsi:

l     Hasil pelaksanaan kedaulatan de facto secara damai untuk jangka waktu yang sangat lama atas wilayah yang tunduk pada kedaulatan negara yang satu. 

Kedaulatan atas Wilayah Udara:

l     Usque ad coelum. Kebebasan melintas dengan damai (innocent passage). Lima kebebasan udara. Konvensi Penerbangan Sipil Internasional. Ijin khusus penerbangan di atas wilayah. Doktrin kedaulatan di wilayah udara tertutup. Pendekatan bilateralisme. 

Hal lain terkait Wilayah Udara:

l     Prinsip pengaturan radio komunikasi. Perlindungan efek teknologi modern di udara. Polusi udara dan kebisingan.  

Atmosfer dan Angkasa luar:

l     Masalah sipil & militer. Ekspedisi angkasa luar. Milik bersama, bebas dari klaim kedaulatan. Usque ad coelum tak dapat berfungsi.

l     Kebebasan eksplorasi & kesetaran hak penggunaan. Untuk kebaikan umat manusia.

l     Informasi peluncuran satelit. Tanggung jawab negara. Non diskriminasi. Kedaulatan atas benda yang diluncurkan. Kemudahan penerbangan luar angkasa dan pendaratan. Demiliterisasi.

  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: